Penerapan dan Implikasi Teori kritis Dalam Bidang Pendidikan

    Pendidikan di Indonesia tampaknya masih belum menjadikan manusia, pengalaman dan realitas sehari-hari sebagai basis pengetahuan. Kebijakan pendidikan pun masih menjadi “mainan” kaum elit pendidikan, yaitu mereka yang duduk di pemerintahan ataupun lembaga legislatif.

Keberhasilan suatu sistem pendidikan, kinerja guru maupun pendidikan murid hanya diukur berdasarkan prestasi akademis. Karakter pendidikan yang ideologis, kapitalis dan positivistik semacam ini menjadi medan yang dikritisi oleh Jürgen Habermas.


Meletakkan suatu fondasi demokratis - deliberatif di dalam ruang publik sehingga setiap manusia mampu berdialog dengan rasionalitasnya yang setara.


Politik Pendidikan Nasional
 
*Beberapa Contoh Kebijakan-Kebijakan Pendidikan Nasional yang Bermasalah :
- Undang-Undang mengenai Kelulusan
Nasional
- Penerapan Kurikulum 2013
- Bisnis Pendidikan
*Para Pelaku Pendidikan Orang Tua, Guru dan Murid
- Ragam kebijakan pemerintah mengenai pendidikan akan secara langsung berdampak pada pelaku pendidikan
*Kebijakan Positivistik: Pendidikan yang Terpisah dari Keseharian, Norma Moral dan Kultural 
- Salah satu tantangan terbesar dunia pendidikan adalah terpisahnya pola pendidikan di sekolah dengan keseharian anak-anak sehingga anak hanya diajari sebagaimana yang dituliskan oleh diktat pembelajaran

FILSAFAT PENDIDIKAN DEMOKRATIS-DELIBERATIF MENURUT JÜRGEN HABERMAS 

Teori Tindakan Komunikatif: Dasar Filsafat Pendidikan Jürgen Habermas yaitu :
Kritik atas Filsafat Pendidikan Karl Marx
Epistemologi Filsafat Pendidikan Jürgen Habermas
Bahasa dan Komunikasi sebagai Dasar Filsafat Pendidikan Habermasian
Filsafat Pendidikan Demokrasi-Deliberatif Menurut Jürgen Habermas
Kebijakan Pendidikan yang Demokratis-Deliberatif
Pedagogi Pendidikan yang Berkarakter Demokratis-Deliberatif

Pendidikan Akademis dan Demokratisasi Perguruan Tinggi
- Kritik Atas Fungsionalisme Struktural dalam Universitas
- Universitas Sebagai Lembaga Penelitian yang Independen
- Demokratisasi Perguruan Tinggi

Pendidikan Emansipatoris: Pendidikan bagi Semua Orang
- Kebijakan Pendidikan yang Human Oriented
- Memangkas Kapitalisasi dalam Dunia Pendidikan di Indonesia
- Pedagogi Pendidikan Demokratis-Deliberatif
- Kelas sebagai Ruang Publik
- Melucuti Ideologisasi dan Feodalisasi dalamTeknik Mengajar
- Pembelajaran Dialogal: Berdialog dengan Persoalan Sains, Religiusitas dan
Humaniora

Komentar

Postingan Populer